Absennya Mojtaba Khamenei tetap Misteri

Ketidakmunculan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Mojtaba Khamenei sejak 28 Feb twrmasuk saat prosesi pemakaman ayahnya Ali Khamenei . menuai banyak pertanyaan. (foto: ANTARA)

JAKARTA – (IMBCNEWS) – ABSENNYA Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei dalam rangkaian proses pemakaman mendiang ayahnya, Ali Khamenei yang digelar sejak Jumat (3/7) sampai puncaknya, yakni acara pemakaman di Kota, Kami 9 Juli masih menyisakan tanda tanya.

Mojtaba Khamenei, belum terlihat di depan umum sejak pembunuhan ayahnya dalam serangan AS-Israel pada Februari 2026 lalu.

Pertanyaannya, apakah ketidamunculan Mojtaba di depan publik memang karena alasan keamanan, atau kondisi fisiknya belum memungkinan akibat luka-lukanya?

Bahkan Mojtaba juga tidak tampak hadir dalam acara persemayaman ayahnya di Masjid Agung (Grand Mosalla), Teheran, Jumat hingga Minggu (3 – 5 Juli).

Mengutip Al Jazeera, para pejabat tinggi Iran sebelumnya memang sudah mengatakan, pemimpin tertinggi baru mereka yang berusia 56 tahun itu, tidak akan hadir dalam upacara pemakaman ayahnya yang berlangsung selama enam hari di Teheran.

Mojtaba tak akan muncul dengan alasan kekhawatiran keamanan di tengah ancaman Israel yang terus berlanjut untuk membunuhnya.

Mojtaba sempat dilaporkan terluka dalam serangan yang menewaskan ayah dan empat anggota keluarganya, termasuk istri dan saudara perempuannya, saudara ipar, dan seorang keponakan perempuan berusia 14 bulan.

Meski tidak terlihat di depan umum, beberapa pernyataan telah dikaitkan dengan Mojtaba Khamenei.

Pada 18 Juni, dalam pesan tertulis kepada bangsa Iran, Khamenei mengaku telah mengesahkan MoU yang ditandatangani oleh presiden Iran dan AS, meski memiliki pandangan yang berbeda.

AS dan Iran telah menekan MoU Perdamaian di Istana Versailles, 17 Juni lalu dilanjutkan dengan pertemuan delegasi keduanya di Burgenstock, Swiss, 21 Juni.

Namun di tengah upaya perdamaian, kedua belah pihak tak hanya saling serang dengan kata-kata.

AS melancarkan serangan udara ke berbagai target di Iran, sebaliknya Iran menembak kapal tanker milik Filipina yang meliwati Selat Hormuz dan menyerang Bahrain dan Kuwait dengan rudal-rudal balistiknya. (CNNI/ns)

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here