Aceh Diguncang Gempa Magnitudo 5,8, Tak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi Gempa Bumi. (Foto: iStockphoto)

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa dengan kekuatan 5,8 magnitudo yang terjadi di perairan pantai barat Sumatra, Aceh Besar, pada Minggu siang tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa tersebut adalah gempa dangkal dan berdasarkan pemodelan seismologis oleh tim Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS), tidak ada risiko tsunami.

Pemodelan ini diperkuat oleh pemantauan tim BMKG yang tidak mendeteksi adanya gempa susulan hingga pukul 14.30 WIB. BMKG meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait gempa ini.

Setelah penyelidikan lebih lanjut, gempa tektonik dengan magnitudo 5,6 tersebut diketahui disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng di pantai barat Sumatra. Pusat gempa berada di laut pada kedalaman 43 kilometer dengan jarak sekitar 121 kilometer barat daya dari Kota Banda Aceh.

Gempa ini dirasakan di Banda Aceh dan Aceh Besar dengan skala intensitas III-IV MMI, dan di Sabang serta Pidie dengan intensitas III MMI. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan akibat gempa.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi dan mengikuti panduan mitigasi bencana dari BPBD Provinsi Aceh.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here