KARIMUNJAWA – Warga Karimunjawa bergembira, pasalnya kini mereka bisa merasakan aliran listrik selama 24 jam. Kondisi itu merupakan kali pertama, sejak listrik masuk di wilayah tersebut mulai 1977.
Dengan peresmian PLTD oleh PT PLN (Persero) di Dusun Legon Bajak, Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Senin (30/5/2016), berarti dipastikan listrik akan menyala 24 jam di wilayah ini.
General Manajer PT PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY Dwi Kusnanto menjelaskan, untuk memenuhi aliran listrik 24 jam, pihaknya memasang dua instalasi pembangkit (PLTD). Masing-masing berkapasitas 2,2 MW.
Instalasi itu menggantikan fasilitas lama, yakni PLTD berkapasitas 500 KVA di Desa Karimunjawa, satu unit di Nyamplungan dengan kapasitas 100 KVA, satu unit di Kemujan dengan kapasitas 100 KVA, serta satu unit dengan kapasitas 250 KVA di Tlaga.
Pembangkit listrik baru dengan daya yang begitu besar itu, kata Dwi, bisa memenuhi kebutuhan listrik hingga 3 ribu pelanggan lebih.
”Saat ini sudah ada 2.800 pelanggan. Dari jumlah itu, daya yang terpakai baru 86%.” Energi listrik yang dipusatkan di Legon Bajak tersebut disalurkan melalui jaringan transmisi yang sudah dibuat sejak 2014. Jaringan dengan ujung instalasi di Desa Karimunjawa itu mencapai panjang 45,6 km.
Selain itu Dwi mengungkapkan, instalasi, jaringan hingga SDM yang ada dinilai sudah lebih dari siap untuk menyalakan listrik 24 jam. Sebab sebelum peresmian, sudah diuji coba lima hari. ”Uji coba yang kami lakukan sukses. Jadi memang sudah siap dijalankan,” ungkap dia.
Pihaknya berharap, warga bisa menjaga instalasi dan jaringan transmisi yang ada. Sebab dengan keterbatasan sistem, proses distribusi memang belum bisa sebaik di daratan. Demikian suaramerdeka melaporkan.





