Akibat Longsor, Seorang Penambang di Palu Tewas

ilustrasi

Palu-Seorang penambang emas di lokasi tambang Poboya, Kecamatan Palu Timur yang berasal dari Provinsi Sulawesi Utara dilaporkan tewas dan satu lainnya luka akibat tertimpa longsor pada Jumat (21/10) sekitar pukul 03.00 WITA.

Seperti dilansir Antara, korban yang meninggal bernama Rafto Mokodompit(28) asal Bolang Mongondow, Sulut.
Sedangkan,  korban bernama Musli(30)  mengalami luka parah di bagian kepalanya.

Korban Rafto menurut informasi sudah dipulangkan ke kampung halamannya di Sulut pada pagi tadi sekitar pukul 06.00WITA.
Sementara korban Musli yang mengalami luka-luka, kini menjalani perawatan di Palu.
Lokasi tambang emas yang menjadi tempat terjadinya bencana longsor berjarak sekitar 10 km dari Kelurahan Poboya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Asri mengatakan belum mengetahui kejadian tersebut.

“Saya belum mendapat informasi soal adanya bencana di lokasi tambang emas Poboya yang menewaskan satu penambang dan satu lagi mengalami cedera,” katanya.
Ia mengatakan siap memerintahkan anggota BPBD setempat untuk menindaklanjuti informasi itu langsung ke lokasi tambang.
Asri menambahkan Kota Palu termasuk daerah rawan bencana alam banjir, tanah longsor dan juga gempa bumi.

Advertisement