Aksi Massa di Gedung DPR Dibubarkan Paksa

JAKARTA – Polisi akhirnya membubarkan paksa massa yang masih berada di depan gedung DPR pada pukul 18.54 WIB, Kamis (22/8/2024). Massa tersebut terdiri dari siswa SMA dan masyarakat.

Massa kembali melakukan aksi dengan melemparkan benda-benda seperti batu dan botol air mineral ke arah gedung DPR.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, terlihat memimpin langsung pasukan untuk membubarkan massa tersebut.

“Mahasiswa lewat jalur busway,” katanya melalui pengeras suara.

Sebelumnya, polisi menggunakan water cannon untuk membubarkan massa aksi terkait RUU Pilkada 2024 di belakang Gedung DPR/MPR RI, tepatnya di Gerbang Pancasila, Jalan Glora, Jakarta Pusat, pada Kamis pukul 17.29 WIB.

Massa yang awalnya berada di depan Gedung DPR/MPR RI bergerak menuju Gerbang Pancasila sekitar pukul 17.27 WIB. Ketegangan meningkat antara massa dan barikade besi polisi, yang menyebabkan polisi menembakkan water cannon ke arah massa pada pukul 17.29 WIB.

Meskipun sempat mundur, massa aksi kembali melanjutkan protes mereka, bahkan melemparkan botol plastik ke arah barikade polisi. Dari luar Gerbang Pancasila, terdengar teriakan massa yang memberi tahu bahwa salah satu teman mereka ditarik oleh polisi.

Kericuhan semakin memanas, dan water cannon ditembakkan lebih dari enam kali ke arah massa. Massa aksi meneriakkan “Revolusi, revolusi, revolusi” saat berhadap-hadapan dengan barikade polisi.

Massa aksi terlibat dalam dorong-dorongan dengan barikade polisi setelah salah satu bagian Gerbang Pancasila roboh dan dipindahkan oleh massa ke tengah teras depan Gerbang Pancasila pada pukul 16.38 WIB.

Massa yang semula tertahan di luar gerbang akhirnya masuk dan terlibat dalam aksi dorong-dorongan dengan barikade polisi. Asap dan abu dari api yang dinyalakan massa berterbangan akibat diinjak-injak oleh mereka.

Diketahui bahwa Rapat Paripurna Ke-3 DPR RI yang dijadwalkan untuk mengesahkan RUU Pilkada pada Kamis pagi batal digelar karena jumlah peserta rapat tidak mencapai kuorum.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here