Aktivitas Gunung Agung Meningkat Lagi, Masa Siaga Darurat Diperpanjang

Sunset di Gunung Agung, Senin (25/9/2017)/ Reuters

BALI – Masa siaga darurat Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, diperpanjang  hingga 16 Oktober 2017, karena secara rata-rata  tidak ada penurunan aktivitas yang signifikan.

Bahkan Kepala BNPB Willem Rampangilei di Pos Komando Penanganan Darurat Gunung Agung di Karangasem mengatakan pada Kamis (5/10/2017) Gunung Agung menunjukkan peningkatan (aktivitas vulkanik).

Sebelumnya status siaga darurat Gunung Agung diberlakukan mulai 22 September sejak gunung api itu naik status menjadi awas atau level IV.

Menurut Willem, keputusan memperpanjang masa siaga darurat itu telah melalui diskusi BNPB, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Pemkab Karangasem dan pihak terkait lainnya.

“Kami menghadapi ketidakpastian. Ini salah satu tantangan terberat tetapi kami siap jika hal buruk terjadi,” ucapnya, dilansir Antara.

Dalam kesempatan itu Willem juga mengimbau kepada warga yang berada di luar 28 desa untuk kembali pulang karena tidak masuk kawasan berbahaya.

Meski pemerintah daerah mengimbau warga di luar zona berbahaya untuk kembali pulang dari pengungsian namun jumlah pengungsi yang tercatat hingga saat ini terus bertambah.

BNPB menyebutkan data terakhir jumlah pengungsi mencapai 150.109 tersebar di 420 titik di sembilan kabupaten/kota di Bali.

 

Advertisement