SOMALIA – Militan Al Shabaab menyerang sebuah pangkalan militer di dekat kota pelabuhan Kismayu di selatan Somalia pada hari Minggu (3/9/2017).
Seorang perwira tentara Somalia mengatakan korban tewas belum dapat dipastikan.
Al Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut dan mengatakan 26 tentara Somalia tewas dalam insiden tersebut, namun hal tersebut tidak dapat dikonfirmasi oleh sumber lain.
“Kami mengerti al Shabaab menyerang pangkalan dan pertempuran sengit dan ledakan terjadi, namun kami masih belum memiliki rincian,” kata Mohamed Isa, seorang perwira militer, kepada Reuters dari Kismayu.
Serangan itu terjadi di sebuah pangkalan di desa Bala Gudud, dekat Kismayu. Pangkalan tersebut dioperasikan bersama oleh tentara nasional Somalia dan pasukan dari wilayah semi-otonom Jubbaland Somalia selatan, lapornya.
Warga di Bala Gudud mengatakan ledakan terdengar dan baku tembak meledak sesaat setelah shalat Muslim pertama hari ini.
Abdiasis Abu Musab, juru bicara militer al Shabaab, mengatakan kepada Reuters, “Pagi ini, kami menyerang pangkalan Jubaland dekat Bula Gudud. Kami membunuh 26 tentara dan membakar dua mobil. ” ujarnya.
Militan meninggalkan markas setelah mengambil senjata, amunisi dan beberapa kendaraan, tambahnya.
Al Shabaab terkait dengan al Qaeda dan ingin menerapkan hukum Islam yang ketat di Somalia. Kelompok ini secara rutin membesar-besarkan angka korban.





