JAKARTA, KBKNEWS.id – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan dukungan terhadap pengangkatan Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional. Dukungan ini disampaikan Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Dadang Kahmad, yang menilai Soeharto berjasa besar bagi perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa.
Menurut Dadang, Soeharto berperan penting dalam perang gerilya dan Serangan Umum 1 Maret 1949, yang menjadi momentum pengakuan kedaulatan Indonesia secara internasional. Selama menjabat sebagai presiden, Soeharto juga melaksanakan berbagai program pembangunan terencana melalui Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita), mendorong pertumbuhan ekonomi, tercapainya swasembada beras pada 1980-an, suksesnya program Keluarga Berencana (KB), serta menjaga stabilitas politik, ekonomi, dan keamanan.
“Kita menghargai jasa kepahlawanan seseorang tanpa memandang perbedaan politik, kecuali kepentingan bangsa dan negara, terlepas dari kekurangan dan kesalahan seseorang,” ujar Dadang.
Tahun ini, Kementerian Sosial mengajukan 40 nama tokoh nasional kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) untuk dipertimbangkan sebagai Pahlawan Nasional, termasuk Soeharto. Proses penetapan calon dilakukan melalui seleksi berlapis yang melibatkan masyarakat dan tim ahli tingkat pusat.




