Aleppo, Tentara Bunuhi Rakyat dari Rumah ke Rumah

Suasana Kota Aleppo bagian Timur

LONDON—Mantan Sekretaris Menteri Luar Negeri Inggris, David Miliband memperingatkan telah terjadi “pembunuhan dari rumah ke rumah” di Aleppo, Suriah. Ia juga mengecam pemboman yang menyasar warga sipil dan menciptakan ketakutan. Dikhawatirkan, pertempuran akan meluas ke Idlib.

Dugaan Miliband ini dikuatkan dari laporan wartawan di medan termpur, bahwa tentara menembaki warga yang berusaha melarikan diri dari kota. Demikian dilaporkan The Independent, Senin (19/12/2016).

“Kemarin, mereka (pasukan pro-pemerintah) menembaki orang-orang yang mencoba melarikan diri dari neraka ini – mereka membunuh tiga orang,” ujar aktivis Helm Putih, Ismail al Abdullah, kepada Sky News.

“Tentara bayaran Assad membunuh tiga orang di depan (aktivis) Red Crescent dan semua orang-orang yang menyaksikan kejahatan itu,” laporan The Independent lainnya.

Lebih lanjut Miliband yang kini menjabat Presiden lembaga amal US International Rescue Committee, mengatakan, suasana di Aleppo sangat mengkhawatirkan. “Dan itu adalah satu-satunya cara untuk menggambarkan bagaimana orang-orang yang melarikan diri dari pemboman mengerikan, dan pembunuhan dari rumah ke rumah yang sedang didokumentasikan oleh PBB, dan mereka tidak tahu apakah itu akan mengikuti mereka dari Aleppo ke Idlib,” ujarnya.

 

 

Advertisement