INDIA (KBK) – Bintang Bollywood Amir Khan berpendapat bahwa di India, negaranya, sudah tidak toleran.
Pada upacara penghargaan jurnalisme, Khan mengungkapkan bahwa ada tumbuh rasa takut, rasa tidak aman dan putus asa di dalam dirinya melihat situasi negara tersebut.
Bahkan ketika ia sedang membahas film terbarunya “Kiran Rao”, kepada isterinya ia bertanya-tanya apakah ia dan keluarganya harus pindah dari India.
“Ini adalah bencana dan pernyataan besar yang juga diceritakan dalam film Kiran. Di mana Ia khawatir terhadap anaknya dan ancaman dari suasana di sekitar, ia menjadi takut untuk membuka surat kabar setiap hari. Ada tumbuh rasa kegelisahan, dan patah semangat. Anda merasa tertekan, Anda merasa rendah. Mengapa hal ini terjadi? ” tanya Khan.
Ia juga mengaku, beberapa bulan terakhir, teman-teman dan kenalannya mengatakan, bahwa mereka khawatir tentang situasi India; ekonomi kusam, sistem hukum kriminal tumpul, korupsi di mana-mana, orang rewel tentang hal nggak penting, tindakan intoleransi meningkat, budaya kekerasan juga meningkat, orang-orang suka perdebatan dan anak-anak mereka abaikan.
“Harapan besar terhadap upaya Perdana Menteri Narendra Modi  akan mampu membuat perubahan di India agaknya menjadi pupus,” kata Amir Khan seperti dikutip KBK dari BBC, Kamis (26/11/2015).
Banyak orang yang menyuarakan keprihatinan karena tewasnya seorang muslim akibat intoleransi agama dan budaya, dimana muslim itu digantung hanya gara-gara dicurigai makan sapi yang dianggap suci oleh orang India Hindu.
Menteri Keuangan India, Arun Jaitley mengatakan, hukuman mati tanpa pengadilan bagi orang Muslim akan benar-benar merusak citra India.





