Anak-anak dan Penyandang Disabilitas Dipaksa Kemudikan Truk Bermuatan Bom

Ilustrasi operasi mosul/ AP

WASHINGTON – Seorang jenderal dari pasukan koalisi pimpinan AS mengatakan pasukan ISIS telah memaksa anak-anak dan orang-orang cacat untuk membawa dan mengemudikan truk bermuatan bom  untuk pasukan keamanan Irak di Mosul.

Hal tersebut dilakukan ISIS ketika mereka semakin tersudut dan berada di ujung kekalahan setelah pasukan Irak berhasil menyita sebagian besar bandara Mosul pada  Kamis (23/2/2017).

Dalam operasi pasukan Irak selama 100 hari untuk merebut bagian timur kota, telah menyebabkan
banyak korban yang signifikan,  menurut
Jenderal Joseph L. Votel, kepala Komando Sentral AS yang tiba di Baghdad, seperti dilansir AFP,  mengatakan sekitar 500 personil militer Irak telah tewas dan sekitar 3.000 terluka dalam operasi itu.

Dalam melakukan perlawanan, ISIS menggunakan truk bom yang dikenal di kalangan militer sebagai VBIED yang memiliki efek dahsyat dalam serangan Mosul dan tempat lain di Irak.

Advertisement