WASHINGTON (KBK)– Lebih dari 900 sekolah negeri dan 187 sekolah swasta di Los Angeke ditutup sejak Selasa (15/12/2015), akibat adanya isu bom yang akan diledakkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab di sekolah.
Menurut pihak berwenang setempat, ” Ini ancaman yang kredibel,” katanya.
Karena itu sekitar 640.000 siswa di Los Angeles harus belajar di rumah, karena sekolah mereka sedang dalam ancaman.
Di hari yang sama Selasa, pihak berwenang di New York City juga menerima ancaman serupa, tapi mereka segera menyimpulkan bahwa ancaman itu tipuan.
“Tidak ada yang kredibel dengan ancaman itu. Bagi saya ini sangat aneh,” kata Walikota New York, Bill de Blasio kepada wartawan, Selasa (15/12/2015).
Seperti dilaporkan Xinhua, Rabu (16/12/2015), ancaman bom kembar terhadap sekolah di Los Angeles dan New York terjadi setelah kurang dari dua minggu 2 orang bersenjata menembak mati 14 orang dan melukai 21 orang di Pusat Pelayanan Sosial, California Selatan.





