Anggota Organisasi HAM Palestina Diancam Akan Dibunuh

Ilustrasi/ gintong.me

PALESTINA – Anggota organisasi kemanusiaan Palestina Al-Haq, Nada Kiswanson mengaku menerima ancaman pembunuhan melalui surat, email hingga telepon kepada anggota keluarganya.

Ancaman yang dialamatkan pada Kiswanson tersebut diungkapkan oleh Direktur organisasi kemanusiaan Palestina Al-Haq, Shawan Jabarin. Jabarin menjelaskan bahwa ancaman terhadap Kiswanson dilakukan seorang pria yang menelepon salah satu anggota keluarga Kiswanson di Swedia. Pria tersebut mengatakan Kiswanson akan hilang jika pekerjaannya di ICC terus dilakukan.

Ancaman juga datang dari seorang yang mengaku dari Kementerian Kesehatan Belanda dan meminta alamat rumah dengan tujuan memberi informasi tentang Zika. Namun kenyataannya sebuah bunga disertai kertas bertuliskan ancaman yang mereka kirimkan.

Diketahui, Organisasi Kemanusiaan Al-Haq bekerjasama aktif dengan ICC atau Pengadilan Kejahatan Internasional. Menurut Jabarin gerakan yang mereka perjuangkan sangatlah terorganisir sebagai langkah tegas untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas pelanggaran Hak Asasi manusia terhadap Palestina.

Sementara itu terkait ancaman tersebut, Jabarin mengatakan, “Tujuan mereka tentunya untuk menghentikan misi kami dengan ICC. Mereka mengira kami akan khawatir atas semuanya,” kata Jabarin, dikutip dari Aljazeera.

Advertisement