LONDON—Salah satu anggota parlemen Inggris, Jo Cox (41 tahun) tewas dengan luka tembak di wajah. Saat dibunuh, ia tengah berada di Desa Birstall, di Inggris Utara yang merupakan wilayah pemilihannya, Kamis (16/6) kemarin.
Ibu dari dua orang anak ini tengah melakukan kampanye jelang refrendum keanggotaan Inggris di Uni Eropa. Ia ditembak oleh seorang penyerang di siang hari. Jo Cox merupakan anggota Partai Buruh, partai oposisi di Inggris.
Seorang saksi mata, Clark Rothwell,  mengatakan kepada AP, pria bersenjata berteriak “put Britain first” sebelum menembak Cox. “Ia berteriak dua hingga tiga kali,” ujar Rothwell seperti dikutip dari CNA, Jumat (17/6/2016).
Cox, yang juga dilaporkan menikam, adalah anggota parlemen Inggris pertama yang dibunuh di kantor sejak Ian Gow tewas oleh sebuah bom mobil yang ditanam oleh Tentara Republik Irlandia pada tahun 1990.
Sementara itu, saksi lainnya mengatakan kepada TV Sky News, Cox berusaha melerai dua pria yang bertengkar namun salah seorang mengeluarkan pistol dan melepas dua tembakan.
Kepolisian telah menangkap seorang pria 52-tahun yang diduga pembunuh Cox, namun belum ada keterangan lebih lanjut.





