Angin Puting Beliung di Bandung Barat, Satu Rumah Ambruk dan Puluhan Lainnya Rusak

Ilustrasi Satu rumah ambruk di Sindangkerta Bandung Barat akibat puting beliung/ Pikiran Rakyat

BANDUNG – Angin puting beliung menerjang kawasan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (29/3/2019) petang danĀ  merusak puluhan rumah, satu diantaranya rusak parah dan ambruk.

Rumah yang ambruk tersebut merupakan milik Rohasih (75), di Kampung Curug, RT 2 RW 5, Desa Mekarsari. Rumah panggung berukuran 5×7 meter itu runtuh dan merusak barang-barang yang ada di dalam rumah. Beruntung, Rohasih bisa menyelamatkan diri, meski kepalanya sempat tertimpa kayu.

“Alhamdulillah (Rohasih) selamat, cuma luka ringan karena kepalanya kena kayu. Jadi, rumahnya itu roboh pelan-pelan. Pas mau keluar, kepalanya kena kayu. Biasanya di rumah itu sama cucunya, tapi kemarin lagi sendiri,” kata Rudi Susanto (28), warga sekitar., Sabtu (30/3/2019), dikutip PR.

Menurut dia, angin puting beliung terjadi dalam waktu yang singkat sejak sekitar pukul 17.30. Diawali oleh hujan, kata dia, angin menerbangkan atap rumah warga. Di kampung tersebut juga banyak pohon tumbang yang memenuhi Sungai Cijenuk.

“Kejadiannya sekitar jam 5 sore. Awalnya hujan kecil, terus hujan deras. Anginnya itu hitam pekat, berputar-putar. Enggak lama sih, paling lama itu 15 menit. Tapi angin yang kencangnya itu pas terakhir,” kata Rudi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Duddy Prabowo menyebutkan, sedikitnya ada 20 rumah yang terdampak puting beliung di Mekarsari. Selain di Kampung Curug, rumah-rumah yang rusak juga terdapat di Kampung Nyalindung dan Kampung Sasak.

Duddy menambahkan, sampai Sabtu pagi petugas BPBD bersama unsur Koramil dan Polsek Sindangkerta, maupun pemerintah desa dan kecamatan masih melakukan pendataan maupun evakuasi puing-puing bangunan rumah yang roboh

Advertisement