JAKARTA—Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memaparkan, angka kemiskinan di DKI pada tahun 2015 menurun dibanding tahun sebelumnya. Dari semula berjumlah 412,79 ribu menjadi 368,67 ribu. Dengan demikian, angka kemiskinan per September 2015 turun 0,48 poin.
Pemaparan ini disampaikan Ahok dalam Laporan Pertanggungjawaban Hubernur DKI Jakarta tahun 2015 kepada DPRD DKI di Gedung DPRD DKI Jakarta Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (13/4) kemarin.
“Jumlah ini menurun sebanyak 44,12 ribu orang atau 0,48 poin, bila dibandingkan tahun 2014 dengan jumlah penduduk miskin sebesar 412,79 ribu orang atau 4,09%,” katanya.
Kepada media Ahok menjelaskan, penurunan angka kemiskinan tersebut disebabkan karena biaya kesehatan, biaya pangan, khususnya beras dan biaya transportasi bisa ditekan. “Indikator kemiskinan bisa turun itu kenapa? Karena biaya kesehatan kan sekarang jadi murah, biaya transport juga” tambahnya, seperti disitat dari Tribunnews.com, Kamis (14/4/2016).




