JAKARTA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan seluruh unit bus sekolah untuk mengantisipasi terlantarnya penumpang akibat aksi mogok yang dilakukan oleh para pengemudi angkutan umum. Aksi mogok tersebut dijadwalkan akan berlangsung Selasa (22/3/2016).
Setidaknya 140 unit bus sekolah akan disiapkan untuk beroperasi pada 15 rute regular dan sembilan zonasi.
“Personel di masing-masing wilayah monitoring setiap saat, kurang bus langsung kita dorong bus sekolah kesana,” ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Maruli Tua Sijabat, Minggu (20/3), dikutip dari situs berita resmi Pemprov DKI, Beritajakarta.com.
Pemprov Jakarta menjamin bus sekolah terus akan tetap berjalan, tanpa ada gangguan dari pihak manapun. Disiapkan pula tim operasi lintas jaya untuk melakukan pengawalan.
“Ada 200 tim gabungan lintas jaya bersama personel TNI/Polri. Setiap kendaraan ada pengamanannya,” pungkasnya.
Seperti diketahui, awak angkutan umum berencana kembali menggelar aksi mogok massal dan demo di sejumlah titik di Ibukota pada Selasa (22/3). Aksi demo antara lain akan berlangsung di depan gedung DPR dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.





