MAGELANG – Warga Kecamatan Secang, Magelang melakukan upaya pencegahan banjir dan longsor dalam menghadapi musim penghujan melalui pembangunan talud.
Seperti diungkapkan Kepala Desa Ngadirejo, Kecamatan Secang, Magelang, Zainal Mustofa, saat menerima kunjungan tim Jelajah Desa Nusantara (JDN), Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kementerian Desa).
“Pembangunan talud ini sudah berdasarkan musyawarah desa (musdes) yang rutin berjalan,” ujar Zainal, Sabtu (18/6/2016).
Pembangunan talud ini menggunakan anggaran dana desa dari pemerintah. Untuk melakukan pembangunan talud secara merata, kata Zainal, pihaknya membagi secara rata Dana Desa tahun 2015 kepada 5 dusun. “Dana desa ini kami bagi ke 5 dusun. Setiap dusun mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 40 juta,” terangnya.
Pembangunan talud sepanjang 120 meter dan tinggi 1,5 meter hingga 3 meter tersebut, menjadi salah satu program penggunaan dana desa dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat setempat.
“Seperti amanah Menteri Desa Marwan Jafar, proyek ini dikerjakan oleh masyarakat secara padat karya atau swakelola,” sebut Zainal, dikutip dari beritasatu.com
Sementara itu, Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengatakan penyaluran dana desa tahap pertama di Kabupaten Magelang tahun ini baru 50 persen atau sekitar Rp 113 miliar dari total anggaran Rp 226 miliar. Dana desa tersebut telah disalurkan kepada 210 desa dari total 367 desa.
Namun ia tidak memungkiri adanya hambatan dalam penyaluran dana ini, “Penyaluran sedikit tersendat karena ada desa-desa yang belum memenuhi ketentuan sehingga pencairan dana desa belum bisa dilakukan. Itulah salah satu alasannya kenapa baru bisa 50 persen karena ada desa-desa yang belum memenuhi ketentuan yang ada,” katanya.
Seperti diketahui, penyaluran dana desa tahun ini dilakukan dalam dua termin. Kementerian Keuangan (Kemkeu) telah menyalurkan Dana Desa pada tahap pertama sebesar 60 persen mulai Maret lalu. Sedangkan sisa 40 persen lainnya akan disalurkan pada Agustus 2016.
Zaenal sendiri menjanjikan penyaluran dana desa di Kabupaten Magelang akan selesai pada November 2016. Untuk Dana Desa di Kabupaten Magelang, lanjut Zainal, pihaknya mendapatkan kenaikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 sebesar 91 persen dari anggaran tahun sebelumnya yang hanya Rp118 miliar.
“Untuk Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mencapai Rp124 miliar,” urainya.
Alokasi Dana Desa pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 sebesar Rp 46,9 triliun yang akan disalurkan kepada 74.754 desa. Setiap desa akan mendapatkan Rp 600 juta hingga Rp 800 juta.





