AS Akui Serangan Udara ke RS MSF Murni Kesalahan Manusia

Ilustrasi, Rumah Sakit MSF di Afghanistan hancur karena serangan

WASHINGTON (KBK) – Pentagon mengakui, serangan udara yang dilakukan Pesawat Tempur Amerika Serikat (AS) ke rumah sakit swasta di Afghanistan bulan lalu, merupakan murni kesalahan manusia. Personil pesawat tempur tersebut tidak mengikuti aturan yang sudah diarahkan.

Hal itu disampaikan Komandan Pasukan AS yang bertugas di Afghanistan John Campbell dalam rapat di Pentagon, Rabu (25/11/2015).

“Personal AU AS salah identifikasi, seharusnya ia menatargetkan sebuah gedung yang mencolok beberapa ratus meter dari rumah sakit tersebut,” kata Campbell,

“Personil tidak melakukan tindakan yang tepat untuk memverifikasi bahwa fasilitas yang ditargetnya bukan sasaran militer yang dituju,” tambah Campbell.

Dilaporkan Xinhua, 3 Oktober 2015 lalu, sebuah pesawat tempur AS, jenis AC-130 menghancurkan rumah sakit di Afghanistan dijalankan oleh LSM Dokter Tanpa Batas, sebuah lembaga bantuan medis internasional juga dikenal dengan singkatan MSF, menewaskan sedikitnya 30 warga sipil dan melukai 37 lain.

Menurut Campbell, 29 September fasilitas militer di Afghanistan menerima sebuah koordinat yang dicurigai sebagai markas Taliban dari Kunduz, kemudian disalurkan ke kantor rantai komando NATO.

“Pada saat serangan dimulai 3 Oktober, anggota MSF menghubungi personil militer AS, 12 menit setelah serangan dimulai. Namun, butuh 17 menit bagi pasukan AS dan komandan operasi khusus AS untuk menyadari bahwa sudah terjadi kesalahan fatal,” kata Campbell.

Selama penyerangan, yang berlangsung selama 29 menit, 211 peluru ditembakkan pesawat tempur AS ke kompleks rumah sakit MSF itu.

Advertisement