WASHINGTON – Departemen Luar Negeri AS mengatakan Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo teah berbicara dengan Pangeran Mahkota Saudi Mohammad Bin Salman melalui telepon, Senin (13/8/2018) untuk membahas situasi di Suriah, Irak, Afghanistan dan Yaman.
Pompeo mengucapkan terima kasih kepada putra mahkota “untuk dukungan Arab Saudi atas kebutuhan stabilisasi mendesak Suriah timur laut” dan “keterlibatan dengan pemerintah Irak”.
Mereka juga membahas dukungan mereka untuk gencatan senjata di Afghanistan pada Idul Adha nanti yang akan jatuh pada 21 Agustus dan perdamaian di Afghanistan secara lebih luas.
Dilansir MEMO, mereka juga meninjau pekerjaan Utusan Khusus PBB untuk menyelesaikan konflik di Yaman dan topik-topik lain yang menjadi kepentingan bersama.
Riyadh memimpin koalisi negara-negara Arab yang mulai meluncurkan serangan udara di Yaman pada Maret 2015 untuk memulihkan kekuasaan yang didukung secara internasional Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi, yang diusir dari ibukota pada tahun 2014 oleh pejuang Houthi dan milisi yang bersekutu dengan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh .
Saleh memutuskan hubungan dengan Houthis pada 2 Desember, dia dibunuh oleh kelompok dua hari kemudian.





