AS Segera Mulai Sanksi Ekspor Uranium bagi Iran

Ilustrasi/ Reuters

WASHINGTON – Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan Amerika akan segera menjatuhkan sanksi terhadap Iran atas ekspor uranium yang diperkaya yang diizinkan berdasar kesepakatan nuklir yang ditolak Presiden Donald Trump.

Berdasar kesepakatan nuklir tahun 2015, yang dirundingkan semasa pemerintahan Presiden Barack Obama dan masih didukung negara-negara kuat Eropa, Iran dibatasi untuk mempertahankan 300 kilogram uranium yang diperkaya hingga 3,67 persen – jauh di bawah level yang dibutuhkan untuk membuat senjata nuklir.

Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Iran akan menjual uranium yang diperkaya di atas ambang batas itu di pasar internasional dengan imbalan uranium alami, dengan Rusia sebagai pemain kunci.

Tetapi dengan perubahan kebijakan, Pompeo mengatakan hari Jumat (3/5/2019),  sebagaimana dilansir VOA, AS akan mulai menjatuhkan sanksi kepada siapa saja yang terlibat perdagangan uranium yang diperkaya – serta air berat yang melebihi batas yang disimpan Iran.

Pada saat sama, Amerika mengeluarkan pengecualian baru tiga bulan untuk memungkinkan kelanjutan bagian utama kesepakatan nuklir itu.

Advertisement