PENTAGON-Senin kemarin (7/3) Pentatog membantah bahwa Amerika Serikat, telah membangun dua lapangan udara di Suriah utara sebagai bagian dari pertempuran melawan kelompok ISIS.
Sebelumnya pejabat militer dan keamanan Suriah menuding Amerika Serikat sedang membangun sebuah lapangan terbang di Rmeilan provinsi Hasakeh dekat kota Kurdi Ayn al-Arab.
“Kami tidak membangun atau mengoperasikan pangkalan udara apapun di Suriah,” kata juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis kepada wartawan AFP, Senin (7/3).
Namun, Amerika Serikat mengakui telah mengirim sekitar 50 pasukan operasi khusus di lapangan udara di Suriah utara yang bertujuan membantu melatih dan membekali para pejuang lokal anti ISIS.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan pada Januari lalu bahwa landasan udara Rmeilan telah melebar dan hampir siap untuk digunakan oleh pesawat Amerika.





