AS Terus Cari Dukungan untuk Rencana Perdamaian Timur Tengah

Jared Kushner, menantu dan penasihat Presiden AS Donald Trump/ AP

WASHINGTON – Menantu Presiden Donald Trump sekaligus Penasehat Gedung Putih melakukan kunjungan ke  Maroko hari Selasa (28/5/2019), sebagai bagian dari mencari dukungan bagi rencana perdamaian Timur Tengah.

Para pejabat Gedung Putih  mengatakan, sebagaimana dilansir VOA, Jared Kushner juga akan mengunjungi Yordania dan Israel, bersama-sama dengan utusan Amerika untuk Iran Brian Hook dan perunding internasional Amerika Jason Greenblatt.

Lawatan itu berlangsung sementara Amerika bersiap-siap untuk mengungkapkan bagian ekonomi rencana itu pada konferensi di Bahrain pada akhir Juni.

Sementara Palestina telah menolak bagian perdamaian pada rencana itu dan meminta negara-negara Arab agar memboikot konferensi tersebut, dengan alasan pengakuan Trump sebelumnya terhadap kedaulatan Israel atas Yerusalem. Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Qatar telah berkomitmen untuk hadir.

Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh menekankan dalam rapat kabinet awal bulan ini mengenai perlunya kesepakatan politik dengan Israel yang akan menyelesaikan isu-isu lama seperti pendudukan Israel di Tepi Barat.

“Perjuangan kami adalah atas tanah, untuk mengakhiri pendudukan, mendirikan negara kami dengan Yerusalem sebagai ibukota, dan memulangkan para pengungsi,” katanya.

Shtayyeh mengatakan krisis keuangan Palestina merupakan akibat “perang finansial” terhadap mereka dan bahwa mereka tidak akan melepaskan hak mereka atas uang.

Seorang pejabat senior Gedung Putih pada 19 Mei lalu mengatakan rencana itu menginginkan investasi substansial bagi perekonomian Gaza, tetapi investasi tersebut akan memerlukan berlakunya kesepakatan gencatan senjata yang stabil.

 

Advertisement