Asa Terakhir Garuda U-24 di Asian Games Hangzhou

Ilustrasi pertandingan PSSI Garuda (merah) vs Taiwan. Tim Garuda U-24 harus memenangkan laga melawan Korea Utara malam ini (Minggu 24/9) untuk bisa melaju ke babak 16 besar Asian Games 2023 di Hangzhou, China.

PSSI yang diwakili tim Garuda U-24 di laga Asian Games Hangzhou, China harus berjuang “hidup-mati” melawan kesebelasan Korea Utara di Stadion Timur Universitas Normal Zhejiang, China, Minggu malam (24/9).

Pasalnya, akibat kekalahan yang diderita (0 – 1) dalam laga melawan tim terlemah Taiwan pada penyisihan Grup F sebelumya (Kamis, 21/9), penggawa Garuda U-24 harus menang melawan Korut.

Debut tim Garuda cukup menjanjikan saat pada awal pembuka fase grup Asian Games sebelumnya di stadion yang sama menaklukkan tim Kirgiztan (21/9) dengan 2 – 0.

Kekalahan mengejutkan dari Taiwan membuat skuad Garuda harus memapak jalan terjal agar tetap bisa tampil dalam 16 besar finalis Asian Games setelah Korut memuncaki Grup F dengan menundukkan Kirgiztan ( 1 – 0).

Kekalahan itu selain mengejutkan juga menjadi anti klimaks karena dalam duel laga terakhir sebelumnya di kendang sendiri, Tim Garuda Muda membantai  Taiwan 4 – 0 pada fase grup Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, serta memperoleh kemenangan besar pada kualifikasi Piala Asa U-23 dengan skor telak 9 – 0 pada awal September lalu.

Indonesia kini mengharapkan agar tim Kirgiztan menang lawan Taiwan dengan selisih lebih tiga gol karena dengan itu akan menghantarkan tim Garuda U-23 menjadi juara Grup F.

Sebaliknya, jika Kirgiztan gagal menaklukkan Taiwan, peluang Indonesia untuk lolos ke 16 besar hanya jika menempati peringkat ketiga terbaik.

Dalam dua kali pertemuan terakhir dengan tim Korut yakni Inchon, Korea pada 2014 PSSI takluk dari Korut 1 – 4, sedangkan pada laga PSSI Anniversary Cup di Stadion Pakansari, Bogor pada 2018 bermain imbang 0 – 0.

Sebelumnya dalam sembilan kali pertemuan sejak 1979, kesebelasan Indonesia selalu takluk dari Korut, kecuali sekali bermain imbang pada kualifikasi Piala Dunia Zona Asia di Jakarta, Mei 1989.

Sementara di Grup F Asian Games Hangzou, Korut sat-satunya tim yang sudah mengemas enam angka dari dua kemenangan yang diraihnya yakni 1 – 0 lawan Kirgiztan dan 2- 0 lawan Taiwan.

Kelemahan Korut sebagai negeri yang serba tertutup, jarang mengikuti turnamen-turnamen internasional, bahkan beberapa waktu lalu dilarang bermain oleh FIFA karena tidak mengikuti Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar pada 2021(saat pandemi Covid-19).

Peluang bagi Tim U-23 Indonesia melaju ke 16 besar Asian Games kali ini memang tipis, tapi siapa tahu, sepak bola selalu menampilkan kejutan dan dengan doa 273 juta rakyat, semoga PSSI terus melangkah menatap dunia.

*Breakingnews:  Garuda U-24 akhirnya masih bisa lolos ke putaran 16 besar Asian Games Hangzhou walau kalah dua kali dengan skor 0 – 1 melawan Taiwan dan Korut dan hanya sekali menang melawan Kirgiztan ( 2 – 0). Garuda memperoleh salah satu dari empat jatah peringkat ketiga terbaik dari seluruh grup.

Di Grup F Korut mendapatkan poin penuh (sembilan) setelah membantai Taiwan 4 – 1, dan untuk selanjutnya Garuda U-24 yang berada di Grup C akan melakukan laga dengan juara di grup yang dihuni hanya dua negara yakni Uzbekiztan dan Hongkong.

Pelatih Garuda Indra Safri sendiri mengaku, perjuangan anak-anak asuhannya amat berat mengingat minimnya waktu persiapan dan absennya sejumlah pemain kunci yang merumput di luar negeri.

 

 

 

Advertisement