JAKARTA – Kampus Bisnis Umar Usman GREAT Edunesia menggelar webinar parenting pada Sabtu (29/6) dengan menghadirkan ppho Santosa, Inisiator Umar Usman Business School dan Ustaz Luqmanulhakim, Pengasuh dan Pimpinan Masjid Kapal Munjalan Indonesia.
Mengambil tema “Membangun Generasi Mustahil Miskin”, acara ini diikuti oleh 150 peserta baik orang tua maupun mahasiswa yang memiliki ketertarikan ada dunia entrepreneurship.
“Persentase jumlah entrepreneur di Indonesia sangat kecil, jauh angkanya dari negeri maju. Muslim yang menjadi entrepreneur mungkin hanya sekitar satu persen, padahal Nabi Muhammad dan keluarga, sahabat banyak yang jadi entrepreneur. Menjadi entrepreneur ini adalah sunah, niatkan untuk mendapat rida Allah. Berbisnis bagian syiar dalam islam,” ucap Ippho.
Ippho juga menjelaskan bahwa berbisnis tidak harus memiliki toko atau karyawan, tapi bisnis dimulai dari disiplin dalam melakukan penawaran.
Sementara ust. Luqmanul Hakim berpesan agar seorang muslim tidak boleh riya, jangan memposting di media sosial untuk mengharap pujian manusia. Beliau pun membacakan surat Ali-Imran ayat 120.
“Dari Surat Ali-Imran ayat 120 tersebut maka saya berpesan jangan posting everything, belajar untuk memilah-milah postingan, karena ini akan membangun mental kita. Jangan curhat sama sembarang orang, kalaupun kita posting kesedihan, akan ada orang yang bersyukur di atas kesedihan kita. Begitu pun Ketika kita memposting kesuksesan, bisa jadi ada orang yang hasad dengan kesuksesan tersebut,” pesan ust Luqman.
Selain itu Ust yang akrab dipanggil Ayah Man ini berpesan untuk membuang mental miskin dan selalu kurang dalam diri seorang muslim, sebagaimana dikatakan dalam surat An-Najm ayat 43-45 serta 48.
Sebagai bagian dari GREAT Edunesia, Kampus Bisnis Umar Usman telah menjadi lembaga pendidikan berpengalaman dan terpercaya selama lebih dari 11 tahun dengan melahirkan para pengusaha berkarakter.
Melalui seminar parenting ini, Kampus Bisnis Umar Usman berharap ada satu persepsi antara orang tua dan anak demi satu tujuan yakni mengantarkan anak-anak sukses di bidangnya, memiliki karakter entrepreneurship, sehingga bisa diterima dimanapun mereka berada.





