KUBA – Banjir di Kuba tengah akibat hujan deras disaat dilanda badai subtropis Alberto telah menewaskan empat orang dan mebuatĀ puluhan ribu warga dievakuasi.
Setelah hujan menjatuhkan lebih dari 4 inci (10 cm) air dalam 24 jam, air banjir menyapu jembatan dan merusak jalan dan infrastruktur lainnya, membuatĀ hampir 60.000 orang hidup tanpa listrik.
Pihak berwenang harus menutup sebagian dari jalan raya nasional setelah sungai terdekat meluap ketika mereka membuka pintu air dari waduk Palmarito karena telah melampaui kapasitas maksimumnya.
Dilansir Reuters, Rabu (30/5/2018), Menteri Dalam Negeri Julio Cesar Gandarilla mengatakan dalam pertemuan pemerintah dengan pemerintah provinsi yang dipimpin oleh Presiden baru Miguel Diaz-Canel bahwa empat orang tewas dalam banjir itu.