TANGERANG – Bagus, seorang anak dari salah satu korban tewas kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Subang, Sri Martiningsih, harus rela kehilangan ibunya, juga neneknya yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Di Masjid RSUD Tangsel, Bagus menjelaskan bahwa ibu, beserta ke dua anggota keluarga lain telah menjadi korban meninggal dunia pasca kecelakaan tersebut.
Kedua anggota keluarga lain yang turut menjadi korban meninggal dunia merupakan nenek dan budenya.
Menurut pengakuan kerabat terdekat, Bagus merupakan anak yang sangat dekat dengan ibunya, “Aku dikabari jam setengah enam sore” kata Bagus, Minggu (11/2/2018), pada Tribun.
Bagus menjelaskan, bahwa saat kejadian kecelakaan berlangsung, dirinya sedang melangsungkan Try out di sekolahnya.
“Biasanya dijemput bunda, tapi kemarin dijemput sama ayah” katanya.
Kini, meski telah ditinggal oleh ibu beserta nenek, dan budenya bagus berusaha tetap tegar dan menerima kenyataan jika kini ddia harus menjalani hari-hari tanpa ibu yang telah melahirkannya.





