JAKARTA, KBKNews.id – Sebagian orang sering mengira bahwa mengonsumsi obat bersamaan dengan teh herbal aman bagi tubuh. Padahal, menurut Ahli Gizi dan Diet, Ginger Hultin, DCN, RDN, CSO, banyak vitamin, mineral, serta produk herbal yang dapat menimbulkan interaksi sedang hingga serius dengan obat-obatan.
“Karena banyak teh herbal memiliki khasiat mirip dengan obat-obatan, efek samping dapat bertambah parah,” jelas Hultin, dikutip dari EatingWell, Selasa (19/8/2025).
Ahli diet lainnya, Melissa Groves Azzaro, RDN, LD, menambahkan bahwa sejumlah teh herbal bisa berinteraksi dengan obat karena dimetabolisme melalui jalur yang sama di hati. Akibatnya, teh herbal dapat meningkatkan efek obat atau justru mengurangi efektivitasnya.
Berikut beberapa obat yang tidak dianjurkan dikonsumsi bersama teh herbal:
1. Antidepresan
Teh yang mengandung St. John’s wort sebaiknya dihindari saat menggunakan antidepresan. Kombinasi ini dapat memicu sindrom serotonin, dengan gejala ringan seperti mual, muntah, dan diare.
Dalam kondisi berat, dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur, tekanan darah tinggi, gerakan otot tak terkendali, agitasi, hingga halusinasi.
Karena berpotensi menimbulkan banyak interaksi, penggunaan teh herbal ini sebaiknya selalu dikonsultasikan dengan tenaga medis.
2. Omeprazol
Obat yang umum digunakan untuk maag atau refluks asam ini bisa kehilangan efektivitasnya jika diminum bersamaan dengan teh ginkgo biloba.
3. Pengencer Darah dan Ibuprofen
Menurut National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat, herbal seperti ginkgo biloba, cat’s claw, dan kamomil dapat meningkatkan risiko perdarahan bagi pengguna obat pengencer darah seperti warfarin.
Ginkgo biloba juga sebaiknya tidak diminum bersama ibuprofen karena dapat meningkatkan risiko perdarahan serius, termasuk di otak.
4. Metformin
Obat penurun gula darah ini bisa berkurang efektivitasnya jika dikonsumsi bersama teh goldenseal (akar kuning/akar emas). Kombinasi tersebut dapat menurunkan kadar metformin dalam darah hingga 25 persen.
Selain itu, mengonsumsi ginseng bersamaan dengan metformin dapat memicu hipoglikemia (gula darah rendah), yang berbahaya bagi penderita diabetes.
5. Statin
Obat penurun kolesterol ini tidak boleh diminum bersama teh atau buah jeruk bali. Interaksi tersebut dapat meningkatkan kadar atorvastatin dalam darah, yang berisiko menyebabkan kerusakan hati serta mempercepat kerusakan otot.
6. Siklosporin
Obat yang digunakan pasca-transplantasi organ maupun untuk penyakit autoimun ini bisa berinteraksi berbahaya dengan jeruk bali, kamomil, dan berberin. Sementara itu, St. John’s wort juga dapat mengurangi efektivitas siklosporin.
Hultin menekankan pentingnya berkonsultasi dengan apoteker, dokter, atau ahli gizi sebelum mengonsumsi produk herbal maupun teh, terutama jika dikombinasikan dengan obat-obatan tertentu, agar lebih aman bagi kesehatan.





