Bangladesh Bangun Kamp Baru untuk Rohingya Seluas 2.000 Hektar

Pengungsi Rohingya di penampungan sementara di Balukhali dekat Cox's Bazar, Bangladesh, 2 September 2017/ Reuters

BANGLADESH – Dhaka telah berulang kali meminta Myanmar untuk mengambil kembali para pengungsi Rohingya yang membludak jumlahnya mendatangi Bangladesh.

Namun Myanmar yang tak kunjung menanggapi membuat pemerintah Bangladesh telah memutuskan untuk membuat sebuah kamp baru yang besar di hampir 2.000 hektar tanah di dekat fasilitas PBB yang ada, di mana pendatang baru akan terdaftar dan diberi bantuan.

Pemerintah Bangladesh meminta Organisasi Migrasi Internasional untuk membangun sebuah kamp darurat baru, dengan pihak berwenang khawatir Rohingya dapat pindah ke daerah lain di Bangladesh.

“Semua Rohingya yang baru tiba akan dibawa ke perkemahan sementara ini dan ditempatkan di sana,” hakim Cox Bazar Khaled Mahmud mengatakan kepada AFP.

Berbagai negara telah mengecam aksi kekerasan Rohingya di Rakhine. Pada hari Sabtu (9/9/2017) Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan bahwa Muslim Rohingya di Myanmar menghadapi kekerasan sistematis dengan “tanpa ampun” yang ditunjukkan kepada mereka dan menawarkan bantuan untuk usaha bantuan di Bangladesh.

Sementara Pakistan memanggil duta besar Myanmar pada hari Sabtu untuk “menyampaikan protes keras dari Pemerintah dan rakyat Pakistan atas kekerasan yang terus berlanjut terhadap Muslim Rohingya”, menurut sebuah pernyataan kantor luar negeri.

Advertisement