Bangunan Ambruk oleh Gempa, Semangat Santri TPA Miftahuddiniyah Cianjur Tak Pernah Padam

CIANJUR – Santri di TPA Miftahuddiniyah Cianjur, masih terus semangat menghafal surat-surat Al-Quran meski bangunan tempat mereka mengaji runtuh akibat gempa di Cianjur beberapa waktu lalu.

salah satu santri,  Alfi, yang sudah belajar di TPA Miftahuddiniyah yang berada di Kampung Barulega, Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,mengaku bercita-cita ingin menjadi penghafal Quran.

Begitu pun dengan 45 santri lainnya yang tetap semangat belajar mengaji meskipun tengah berada di dalam tenda pengungsian.

“Rasanya senang dan tenang waktu ngaji dan belajar. Sekarang suka takut soalnya, waktu itu gempa susulannya masih sering,” kenang Alfi, pada tim dompet dhuafa, Jumat (24/2/2023).

Rasa “trauma” yang mereka rasakan justru menguatkan iman dan takwa mereka kepada Allah Swt dengan tetap belajar mengaji, membaca Al-Quran dan terus bersalawat kepada baginda Nabi Muhammad Saw. Semoga Allah mudahkan proses belajar mereka, aamiin.

Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) Miftahuddiniyah yang berdiri sejak tahun 1997 itu harus berakhir ambruk setelah gempa bumi menggetarkan wilayah Cianjur pada November 2022.

Hari itu, raut bahagia mereka rasakan ketika Dompet Dhuafa mengantarkan amanah donatur berupa Al-Quran dan alat ibadah untuk memantik semangat mereka dalam menjalankan bulan suci Ramadan 1444 H.

Advertisement