AFGHANISTAN – Sebanyak 59 orang tewas akibat banjir bandang yang disebabkan oleh hujan salju lebat dan hujan lebat di Afghanistan.
Otoritas Manajemen Bencana Nasional Afghanistan mengatakan hampir 150 orang juga terluka akibat banjir, dan 24 dari 34 provinsi di seluruh negara itu terkena dampak banjir yang menghancurkan.
Dikatakan jumlah korban jiwa kemungkinan akan meningkat karena akses ke daerah-daerah terpencil tetap dibatasi.
Tentara Nasional Afghanistan telah dimobilisasi untuk operasi penyelamatan dan bantuan. Lebih dari 14.000 orang terlantar telah dievakuasi dari daerah yang terkena banjir.
Pada hari Senin, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan mengumumkan banjir bandang juga menimbulkan kerusakan parah pada infrastruktur.
Program Pangan Dunia telah mengirimkan lebih dari 1.000 ton gandum untuk keluarga yang terkena dampak dan mengungsi akibat banjir bandang di provinsi Kandahar saja.
Mantra salju tebal dan hujan lebat baru-baru ini telah melanda negara yang dilanda perang setelah fase kekeringan melumpuhkan, demikian dihimpun Anadolu.





