Banjir Bandang di Ponorogo Seret Dua Warga

Ilustrasi Banjir bandang Brebes/ Radar Tegal

PONOROGO – Dua warga Desa Senepo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo yakni Suwandi (30) dan Lahuri (31) terseret banjir bandang setelah hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayahnya.

Keduanya menjadi korban banjir bandang di Slahung dan kini dirawat di RSUD dr Harjono Ponorogo.
Kakak dari Suwandi, Sugiarti, mengaku, peristiwa ini berawal dari sepulang yasinan Kamis (16/3/2017) dan mereka beriringan berjalan menyebrangi sungai Senepo.

Naas, saat menyebrang sungai, banjir bandang datang. Tidak hanya air saja, namun banjir membawa kayu dan bebatuan. “Pas yang kena naasnya adik saya. Adik saya kena ranting pohon tepat di paha sebelah kiri,” kata Sugiarti, Selasa (21/3/2017), kepada beritajatim.

Sementara tetangganya Lahuri kondisinya lebih dan kini  dirawat intensif di ruang paru. Suwandi, mengatakan, sesaat setelah terkena banjir dirinya dan Lahuri sempat terseret arus sampai 1 km. Beruntung warga lain sigap langsung membantu.

“Masih bisa ditolong. Walaupun saat terseret arus banjir rasanya saya sudah hampir mati saja. Untungnya masih bisa ditolong,” pungkasnya.

Selain menyeret dua korban, banjir juga menghancurkan rumah dan menghanyutkan lima motor dan satu mobil terkena rendaman lumpur

Advertisement