Banjir Bekasi Rendam Delapan Kelurahan, 4.958 Jiwa Terdampak

Ilustrasi Warga Panjibuwono evakuasi warga Pondok AFI Babelan yang belum tersentuh bantuan walau sudah terkepung banjir dari Rabu kemarin/ IST

BEKASI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat ada 13 titik banjir yang terjadi di wilayah Kota Bekasi pada Kamis 17 Februari 2022.

Titik banjir tersebar di delapan kelurahan dan empat Kecamatan Kota Bekasi.  “Ada 13 Titik yang dicatat BPBD Kota Bekasi yang berada di delapan kelurahan di empat kecamatan di Kota Bekasi yang terendam akibat naiknya aliran air dari Kali Bekasi,” kata Kepala BPBD Kota Bekasi Enung Nurcholis, Jumat (18/2/2022).

Dia menambahkan, dalam keterangan tertulisnya, jika banjir yang merendam wilayah Kota Bekasi juga tercatat memberikan dampak terhadap 1.237 kepala keluarga atau ada sekira 4.958 jiwa terdampak.

“Para pengungsi yang berhasil dicatat pihak BPBD Kota Bekasi juga ada di dua tempat yaitu, Musala Jamaitul Khoir Kampung Lebak Kelurahan Teluk Pucung Kecamatan Bekasi Utara ada sebanyak 50 jiwa dan di Gudang BNPB Jati Rasa Jatiasih Bekasi ada sebanyak 79 jiwa,” ungkapnya.

Hingga saat ini, tambah Enung, air dikali sudah dipastikan surut dan genangan di perumahan juga sudah surut total. Terkini warga tinggal membersihkan material lumpur dan sampah. Bantuan pembersihan pasca banjir ini pun melibatkan para aktivis kemanusiaan dari perangkat daerah.

Lebih rinci, delapan kelurahan yang dilaporkan terjadi banjir yakni Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur,  Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kelurahan Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan (Pohon tumbang) dan Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara serta Kelurahan Margamulya, Kecamatan Beaksi Utara.