MEDAN – Banjir air laut pasang yang terjadi di Kecamatan Belawan, Provinsi Sumatera Utara, menyusut sampai ke badan Jalan Sumatera, sejak Jumat (10/6/2016) sore.
Warga Belawan, Sofyan (46) mengungkapkan hal ini, “Biasanya banjir air laut itu merendam pusat perdagangan di Belawan, yakni Jalan Simalungun, Jalan Siantar, Jalan Langkat dan lainnya,” ujarnya.
Selama lima hari berturut-turut banjir air laut telah menengelamkan sejumlah Jalan Protokol dan pemukiman rumah warga di Kecamatan Belawan.
Sofyan menuturkan tidak ada korban jiwa atas bencana ini, “Memang tidak ada korban jiwa atau warga yang mengalami luka-luka saat terjadinya bencana alam air laut yang merendam Kota Belawan itu,” ujar Sofyan.
Namun disesalkan hingga kini belum ada bantuan sembako maupun makanan dari Pemkot Medan untuk warga Belawan yang terkena banjir laut, karena mereka tidak bisa keluar rumah, dan melainkan hanya terkurung.
“Masyarakat Belawan sangat mengharapkan adanya perhatian terhadap korban banjir air laut yang rumahnya terendam dan tidak bisa melaksanakan aktivitas,” harapnya.




