AGAM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan lima titik banjir dan longsor melanda daerah itu pascahujan cukup deras, Sabtu (15/2/2020) sore.
Kepala Pelaksana BPBD Agam Muhammad Lutfi Ar mengatakan, banjir terjadi di Jorong Bingkudu, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang pada pukul 17.30 WIB.
Banjir menggenangi lahan pertanian seluas dua hektare dan menggenangi ruas jalan setinggi 20-30 centimeter.
Banjir juga melanda Sungai Buluh, Nagari Cingkariang, Kecamatan Banuhampu akibat meluapnya air irigasi. “Air menggenangi badan jalan dan halaman rumah warga setinggi 30 centimeter,” katanya.
Sedangkan tanah longsor terjadi di Jorong 100 Janjang, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang.
Tanah longsor itu membawa badan jalan dan tidak berdampak pada akses jalan. “Tanah longsor hanya berdekatan dengan rumah masyarakat dan berpotensi mengenai rumah warga,” katanya.
Ia menambahkan, tanah longsor juga terjadi di Tabek Palambiang, Jorong XII Kampuang, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, mengakibatkan rumah milik Tek Baya (85) rusak tertimbun longsor.
“Saat ini korban telah dievakuasi ke rumah cucunya tidak jauh dari lokasi,” katanya, dikutip Antara.




