Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Desa di Malawi

Ilustrasi Petugas gabungan sedang melakukan proses pencarian jasad Ocan (45), yang tertimbun longsor di Jorong Pakarohan, Nagari Sibarambang, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok. Ocan ditemukan tak bernyawa/ Haluan

MALAWI – Bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah desa di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat dan membuat  satu keluarga diungsikan karena rumahnya tertimpa longsoran tanah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Melawi, Gusti Syafarudin,  mengatakan peristiwa tanah longsor tersebut terjadi Rabu malam pukul 20.00 WIB,  dan menimpa empat desa di Kecamatan Sayan yaitu Siling Permai, Nanga Sayan, Sayan Jaya dan Lingkar Indah.

“Tanah longsor disebabkan curah hujan yang cukup tinggi, akibatnya satu keluarga terpaksa mengungsi karena rumahnya mengalami kerusakan cukup serius,” kata Gusti Syafarudin.

Di Kecamatan Sokan, hujan deras mengakibatkan air Sungai Pinoh meluap dan menggenangi perumahan penduduk di lima desa yaitu Desa Nanga Potai, Desa Sepakat, Desa Nanga Sokan, Desa Muara Tanjung dan Desa Tanjung Sokan dengan kedalaman rata-rata dua meter.

Selain itu banjir juga terjadi di Kecamatan Kota Baru, khususnya di Desa Batu Begigi, Desa Suka Maju, Desa Loka Jaya dan Desa Mungkin Ombak, sedangkan kedalaman air kurang lebih satu meter.

“Dalam bencana alam longsor dan banjir di Kabupaten Melawi tidak ada korban, hal tersebut juga sudah kami laporkan kepada BNPB,” kata Syafaruddin.

Sementara tokoh masyarakat setempat, Abdul Hadi juga menyampaikan bahwa longsor yang terjadi di Desa Lingkar Indah mengakibatkan ruas jalan provinsi penghubung Kecamatan Sayan – Kota Baru juga tertimbun tanah longsor sepanjang sekitar 30 meter.

“Untuk longsor di Desa Siling Permai terjadi di pinggir jalan dan di Desa Nanga Sayan tanah longsor menimbun enam rumah penduduk,” ucap Abdul Hadi, dikutip Antara.

Advertisement