NEPAL – Banjir dan tanah longsor telah menewaskan setidaknya 49 orang di Nepal namun pejabat khawatir angka tersebut dapat meningkat tajam saat tim penyelamat mencari puluhan orang yang diyakini hilang tertimbun lumpur di desa-desa yang terendam air.
Pihak berwenang mengatakan jika korban tewas akibat banjir bandang di Nepal menjadi 49 karena air terus meningkat, memaksa ribuan orang untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
“Sebanyak 17 lainnya hilang. Pekerjaan pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung namun tingkat airnya belum turun,” kata Shankar Hari Acharya, kepala pusat darurat nasional Nepal, dilansir AFP.
Palang Merah memperkirakan korban tewas lebih tinggi 53, dengan puluhan lainnya hilang dan terluka, dan ribuan rumah hancur.




