
BANDUNG – Banjir melanda wilayah Kecamatan Bojongsoang dan Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung dan ribuan rumah terendam, bahkan sebagian masyarakat terpaksa harus mengungsi di tempat pengungsian.
Ketinggian air mulai 30 sampai sekira 60 sentimeter, dan disebabkan karena luapan Sungai Citarum dan Sungai Cikapundung.
Kapolsek Dayeuhkolot, Kompol Suyatno juga mengatakan banjir telah mengganggu akses jalan. “Dampak yang terkena (banjir) itu akses jalan,” katanya, dilansir Jabar Ekspres, Jumat (22/11).
Diketahui, akses utama yang menghubungkan Kabupaten Bandung dengan Kota Bandung, yakni Jalan Raya Dayeuhkolot, terhambat akibat terendam banjir karena hujan deras. Sehingga, air dari Sungai Citarum meluap.
Adapun wilayah yang mengalami genangan air tersebut, yakni 12 dusun di Desa Dayeuhkolot dan 7 dusun di Desa Citereup.
Sedangkan upaya mengatasi dampak bencana, pihak Polsek Dayeuhkolot bersama jajaran TNI, anggota BPBD Kabupaten Bandung serta tim gabungan diketahui telah melakukan monitoring, pendataan dan koordinasi.
Genangan air yang cukup tinggi antara 30 hingga 50 sentimeter menyebabkan beberapa kendaraan sulit melintasi terutama roda dua.




