JAMBI – Banjir bandang menimpa di dua kecamatan yakni Kecamatan Cermin nan Gedang (CNG) dan Limun serta Batang Asai Kabupaten Sarolangun, Jambi.
Luapan debit air Sungai Batang Asai yang tinggi berakibat menggenangi rumah warga di Desa Lubuk Resam dan limun yakni Pulau Pandan.
Ketinggian air bervariasi mulai 15 sampai dengan 30 cm di Desa Pulau Pandan Kecamatan Limun sedangkan di daerah Lubuk resam Ilir tepatnya di Dusun Renah ketinggian air mencapai sepaha orang dewasa.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, tingginya debit air tersebut terjadi pada Rabu (27/2/2019) sekitar pukul 16.40 WIB.
Akibat dari banjir tersebut terdapat 71 rumah yang terendam di daerah Limun, sedangkan di daerah CNG puluhan rumah juga terendam, sehingga warga yang rumahnya terendam harus mengunsi ke tempat yang tinggi.
Tidak hanya itu saja, untuk akses jalan menuju Kecamatan Cermin nan Gedang dan Batang Asai kini lumpuh total, sebab akses menuju dua kecamatan ini harus melewati Desa Pulau pandan, yang mana kini ketinggian air terus meningkat, sehingga jalan poros tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat maupun dua.
“Kita sudah perintahkan kepada anggota kita yang bertugas di koramil Limun agar tetap melaksanakan tugasnya sebagai abdi Negara, dan selalu melakukan monitoring dari perkembangan Banjir tersebut,” ungkap Dandim 0420/Sarko Letkol Rohyat Happy Ariyanto, dilansir Sindonews, Kamis (28/2/2019).
Mengingat kondisi ini merupakan bencana alam, Dandim juga meminta kepada Danramil 420-02/Limun Berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, Polsek Limun dan BPBD Kabupaten Sarolangun.





