NGAWI – Sepuluh kepala keluarga di Desa Tempuran, Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur,dievakuasi ke tempat yang lebih aman akibat air Sungai Ketonggo yang merupakan anak sungai Bengawan Madiun meluap.
Sukarelawan BPBD Ngawi Priyanto mengatakan bahwa luapan air Sungai Ketonggo tersebut merendam sejumlah rumah warga yang berada di tepian sungai tersebut.
“Air masuk ke dalam rumah warga secara perlahan dan kedalamannya bervariasi. Ada yang 50 sentimeter dan ada juga yang hingga 1 meter,” ujar Priyanto, dilansir Antara.
Tidak hanya warga yang dievakuasi, tetapi sejumlah ternak juga terpaksa dievakuasi karena kandangnya terendam air.
Menurut dia, banjir yang terjadi di daerah tersebut disebabkan karena curah hujan yang tinggi dan faktor naiknya permukaan air di Sungai Bengawan Madiun. Akibatnya, air dari Sungai Ketonggo tertahan hingga meluap ke permukiman.
Ia menambahkan bahwa kondisi permukaan air di Sungai Bengawan Madiun selama beberapa hari terakhir terpantau sering naik. Hal tersebut disebabkan karena tingginya curah hujan di daerah hulu, seperti lereng Gunung Wilis Kabupaten Madiun dan Ponorogo.





