Banjir di Tangerang Perlahan Surut, Tersisa di Dua Titik

Ilustrasi Sejumlah rumah warga di RT/RW 01/17 terendam banjir akibat luapan kali dan jebolnya tanggul Situ Gelam Jaya, di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Minggu (13/11/2022). (Foto: ANTARA/Azmi Samsul Maari)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten mencatat banjir di sejumlah wilayah sudah mulai surut, dan tersisa dua titik yakni di Periuk dengan ketinggian 20 hingga 50 centimeter.

Diketahui pada Sabtu (28/6) sore, sejumlah wilayah di Kota Tangerang dilanda banjir dampak hujan esktrem siang hari seperti di Cibodas, Jatiuwung dan Periuk. BPBD mencatat ada 1.000 orang yang terdampak banjir.

“Sudah surut pada pagi ini, yang di periuk ada dua titik masih 20 sampai 50 centimeter,” kata Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar dihubungi, Minggu.

Untuk banjir di Periuk, lanjut Mahdiar, disebabkan karena adanya tanggul Kali Sabi yang jebol dan menggenangi pemukiman warga. Pemkot Tangerang sudah melakukan antisipasi dengan memasang kisdam.

Meski sudah terjadi penurunan debit banjir, Mahdiar memastikan seluruh petugas tetap disiagakan bersama perlengkapan seperti perahu karet dan lainnya.

Sementara warga yang sebelumnya mengungsi, Mahdiar mengatakan telah kembali ke rumahnya masing-masing, dan tetap dipantau oleh petugas media. “Kita tetap siaga antisipasi terjadinya hujan lagi,” katanya, dilansir Antara.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here