TANGERANG (KBK)– Banjir yang merendam Perumahan Total Persada RW 08, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Tangerang, sudah surut sejak Kamis (3/3/2016) dini hari. Warga terdampak mulai merasakan gatal-gatal.
Banjir dengan ketinggian 160 cm tersebut terjadi sejak Selasa (1/3/2016).
Imam Santoso, Ketua Posko Banjir RW 08 Perumahan Total Persada mengatakan, hingga saat ini warga belum mendapat bantuan berupa obat-obatan, padahal sudah banyak yang diserang gatal-gatal.
“Bantuan logistik baru didapat warga pada Rabu (2/3/2016) malam,” ungkap Imam.
Imam berharap, segera ada bantuan berupa obat-obatan, terutama obat kulit. Selain itu, korban banjir di wilayahnya juga membutuhkan perlengkapan bayi.
Dikatakan Imam, banjir di wilayahnya hampir terjadi setiap tahun. Ketinggian tanggul Sungai Leduk dan Sungai Cirarap masih kurang tinggi, sehingga ketika air meluap di musim hujan gampang masuk ke pemukiman warga.
Selain itu, ketinggian air tahun ini menurut Imam, mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu yang mencapai 3 meter hingga 5 meter.
Menurut pantauan tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, air cepat surut karena mesin penyedot air yang tersedia masih berfungsi dengan baik. – Fil




