GORONTALO – Banjir di Gorontalo belum juga surut, bahkan semakin meluas dengan turunnya hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Gorontalo.
Kali ini banjir merendam ratusan rumah di Kecamatan Paguyaman dan Bilato. Banjir yang diakibatkan luapan aliran sungai di wilayah tersebut membuat hingga warga terpaksa mengungsi.
Dilansir Okezone, sebagian besar rumah warga yang berada di bantaran sungai terendam banjir dengan ketinggian 2-3 meter. Bahkan berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gorontalo, ada rumah yang hanyut diterjang banjir.
Tercatat ratusan rumah yang diterjang banjir ini berdiri di bantaran sungai. Banjir yang datang tiba-tiba membuat sebagian besar warga tidak bisa menyelamatkan harta benda mereka. ”Ini merupakan banjir terparah yang kami alami,” kata Anton, warga korban banjir, Sabtu (29/10/2016)
Akibat banjir ini ratusan kepala keluarga harus meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Mereka mengungsi di pinggir jalan Trans Sulawesi dan bukit di sekitar permukiman dengan kondisi seadanya.
Banjir yang melanda Paguyaman dan Bilato ini menambah jumlah wilayah di Kabupaten gorontalo yang terdampak banjir. Menurut data hingga kini banjir sudah melanda sebelas kecamatan.




