Banjir hingga Dua Meter Rendam Pemukiman Warga di Barito Utara

Ilustrasi

BARITO UTARA – Banjir dengan ketinggian 75 sentimeter sampai 2 meter menggenangi sejumlah kawasan penduduk dataran rendah di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, akibat meluapnya Sungai Barito.

Dadang, warga Muara Teweh, Kamis siang mengatakan saat ini sejumlah kawasan jalan di Muara Teweh sudah tidak bisa dilewati kendaraan bermotor, baik roda empat maupun roda dua.

Sebagian besar warga yang tempat tinggalnya terendam banjir mulai mengevakuasi barang ke tempat lebih tinggi atau di lantai dua rumahnya.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar rapat koordinasi terkait ditetapkannya tanggap darurat Batingsor (banjir, puting beliung dan tanah longsor) yang dipimpin Wakil Bupati Sugianto Panala Utara dan dihadiri Sekda Jainal Abidin.

Wakil Bupati Sugianto Panala Putra menyatakan saat ini pemerintah daerah melakukan antisipasi agar cepat tanggap dalam menanggulangi dampak yang yang ditimbulkan, terutama berupa penyelamatan korban dan harta benda, evakuasi pengungsi semua akan mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah.

Sekretaris Daerah Jainal Abidin menambahkan, seperti dilansir Antara, tindak lanjut dari hasil rakor ini penetapan status keadaan darurat bencana harus dilakukan secara cepat untuk menghindari jatuhnya korban jiwa serta meluasnya dampak bencana.

 

Advertisement