JENEWA – PBB memperingatkan tentang wabah penyakit menyusul banjir di Kenya pekan ini yang membuat lebih dari 260.000 orang kehilangan tempat tinggal dan menewaskan sedikitnya 100 orang.
“Keprihatinan utama kemanusiaan, di luar pengungsian, adalah wabah penyakit, khususnya kolera dan chikungunya, penyakit yang ditularkan nyamuk,”ungkap Jens Laerke, juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), mengatakan pada konferensi pers di PBB di Jenewa.
Dengan mencatat hampir 3.000 kasus kolera, termasuk 55 kematian, pada akhir April di Kenya, Laerke memperingatkan bahwa banjir akan memperburuk wabah kolera dan meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui vektor, yang juga termasuk malaria dan demam berdarah.
Hujan deras dan banjir juga telah mempengaruhi negara tetangga Somalia.
Di Somalia, sekitar 215.000 orang mengungsi akibat hujan deras dan banjir di lembah sungai Juba dan Shabelle, katanya.
“Secara keseluruhan, 630.000 orang telah terkena dampak banjir bandang dan sungai Juba dan Shabelle meluap,” tambahnya, dilaporkan Anadolu.




