BANDUNG—Kawasan Baleendah dan Dayeuhkolot di Kabupaten Bandung masih terendam banjir. Dampaknya, lalu lintas jalan dari dan menuju kawasan tersebut juga terputus.
Sebagaimana disitat dari Antara, beberapa jalan seperti Banjaran – Dayeuhkolot dan Banjaran – Baleendah – Bojongsoang masih terendam banjir dengan ketinggian antara 50 sentimeter hingga 70 sentimeter. Akibatnya kendaraan ukuran kecil dan sepeda motor tidak bisa melintas di jalur itu sehingga harus berbalik arah menggunakan jalur alternatif ke jalan Kulalet – Rancamanyar. Kepadatan kendaraan mengakibatkan kemacetan di jalan yang tidak terlalu lebar itu.
Sementara itu sejumlah pengendara sepeda motor memilih jalan pintas menggunakan jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Munjul dengan Desa Margasari meski harus berjuang melintas di jalur berlumpur.
“Air masih menghalangi perjalanan, terpaksa kami balik arah. Bahkan minggu kemarin saya tidak bisa masuk pabrik karena banjir ini,” kata Ujang Didin salah seorang pekerja di Jalan Palasari Kabupaten Bandung, dikutip dari Antara, Senin (14/3/2016).
Genangan juga terjadi di Jalan Raya Baleendah – Dayeuhkolot dekat SPBU dan Jembatan Dayeuhkolot dengan ketinggian air hingga semeter. Selain itu jalan Baleendah Rancamanyar juga terendam banjir sepanjang satu kilometer di Kelurahan Andir Baleendah. Antara





