Banjir Lebak , Jalan Penghubung Antar Kecamatan Tak Bisa Dilalui

ilustrasi

Banten-Selain banyak sekolah yang diliburkan dan ratusan rumah terendam banjir, hujan daras yang turun dua hari di Kabupaten Lebak ini juga membuat jalan penghubung antar kecamtan tak bisa dilewati akibat longsor.

Sejumlah kecamatan yang ada di daerah itu direndam banjir setinggi 60 centimeter hingga 1,5 meter.

Jalan raya yang terputus dan tak bisa dilewati kendaraan adalah dari Kecamatan Cipanas-Lebak Gedong dan Warung Banten, Kecamatan Cibeber hingga batas Provinsi Jawa Barat.

Terputusnya dua jalur jalan milik Provinsi Banten yang menghubungkan antar kecamatan di Kabupaten Lebak itu terjadi setelah tertimbun tanah longsor.

Bedasarkan data yang dihimpun dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Lebak, banjir merendam ribuan rumah penduduk di 11 kecamatan.

Yakni, Kecamatan Bayah, Cijaku, Cigemblong, Cirinten, Gunung Kencana, Banjarsari, Leuwidamar, Cimarga, Cibadak dan Kecamatan Sobang.

Banjir besar yang melanda 11 kecamatan itu terjadi akibat tiga sungai di wilayah itu, yakni Sungai Cimadur, Ciberang dan Ciujung meluap bersamaan.

”Banjir yang terjadi di kawasan Sobang, Cirinten, Leuwidamar disebabkan tumpahan air dari gugusan Gunung Halimun yang mengalir di DAS (Daerah Aliran Sungai, Red) Ciberang,” ujar Budi Santoso, komandan Tanggap Darurat Kabupaten Lebak  di kantor BPBD Lebak, melansir JPNN Jumat  (10/2).

 

Advertisement