INDRAMAYU – Kepolisian Resor Indramayu, Jawa Barat menutup jalur Jatibarang-Indramayu akibat terdampak banjir luapan Sungai Cimanuk.
Kapolres Indramayu AKBP Yoris M.Y. Marzuki menjelaskan rekayasa lalu lintas tersebut karena jalan tergenang banjir dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun empat.
Selain itu, ketika kendaraan diperbolehkan melintas dikhawatirkan bisa menghambat jalur evakuasi karena masih banyak warga yang hilir mudik untuk melihat kondisi rumahnya.
“Penutupan ini agar evakuasi para pengungsi semakin mudah dan juga masih tergenangnya jalur, sehingga bisa menghambat,” ujarnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu Eddy Kusdiana mengatakan lima kecamatan di Kabupaten Indramayu terdampak banjir akibat luapan Sungai Cimanuk yang terjadi pada Senin (8/4/2019) dan sudah meluas dibandingkan dengan pada hari pertama.
“Saat ini sudah lima kecamatan yang terdampak banjir luapan Sungai Cimanuk,” katanya, dilansir Antara.
Dia mengatakan lima kecamatan yang terendam banjir, yaitu Indramayu, Lohbener, Sindang, Cantigi, dan Pasekan.
Kondisi banjir terparah, kata Eddy, di Desa Kenangan, Kecamatan Indramayu, di mana ketinggian air di wilayah tersebut mencapai satu meter.





