KUDUS – Banjir merendam sekitar 235 rumah warga yang tersebar di lima desa di Kecamatan Kaliwungu dan Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Rumah warga yang tergenang banjir tersebut, yakni di Desa Jati Wetan dan Pasuruhan Lor (Kecamatan Jati) dan Desa Setrokalangan, Desa Banget dan Desa Kedungdowo (Kecamatan Kaliwungu), Kabupaten Kudus.
Meskipun banyak rumah warga yang tergenang banjir, mayoritas warga masih tetap menempati rumahnya dengan menyelamatkan barang-barang berharganya di tempat yang jauh dari kemungkinan tergenang air, meskipun ada pula yang mengungsi ke tempat saudaranya.
“Beberapa barang elektronik sudah kami selamatkan di tempat yang aman, termasuk barang berharga lainnya yang mudah rusak ketika terkena air,” kata salah seorang warga Desa Jati Wetan yang rumahnya kebanjiran Parmi di Kudus, Minggu.
Genangan banjir yang disebabkan tidak bisa dibuangnya air genangan ke Sungai Wulan tersebut, kata dia, mulai masuk rumahnya sejak empat hari yang lalu, sedangkan hari ini ketinggian genangan semakin bertambah hingga semata kaki.
Camat Jati Andreas Wahyu Adi mengungkapkan, sebagaimana dilansir Antara, jumlah rumah yang terdampak di kedua desa tersebut sekitar 120-an rumah, namun belum ada warga yang mengungsi.
Untuk rumah terdampak di Desa Jati Wetan sekitar 30-an rumah, sedangkan di Pasuruhan Lor, khususnya di Dukuh Goleng sebanyak 80-an rumah.





