Oku, Sumsel – Sebanyak 1.695 rumah yang ada di dua Kecamatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan terendam banjir setinggi satu meter setelah sebelumnya diguyur hujan deras.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mencatat, dua Kecamatan di OKU yang terendam Banjir tersebut adalah Baturaja Barat dan Baturaja Timur.
Untuk di Baturaja Barat, terdapat 10 kelurahan yang terendam. Yakni Tanjung Agung sebanyak 25 rumah dan 20 warga mengungsi, Kelurahan Talang Jawa 20 rumah, Air Gading 20 rumah dan 1 tempat ibadah, Tanjung Karang 10 rumah dan 2 orang mengungsi serta Karang Agung 200 rumah dan 50 kepala keluarga (KK) mengungsi.
Lalu, di Batu Kuning 250 rumah, 50 KK mengungsi dan 1 tempat ibadah. Sedangkan di Laya ada 300 rumah dan 50 KK mengungsi dan 1 rumah ibadah, Karang Endah 20 rumah, Batu Putih 20 rumah, Pusar 100 rumah dan Saung Naga 50 rumah dan 15 KK mengungsi.
“”Ada 2 kecamatan (16 kelurahan) di OKU yang terdampak banjir. Sebanyak 1.695 rumah terendam banjir dari data sementara. Ribuan warga terdampak, ratusan warga mengungsi akibat banjir ini, satu jembatan gantung di Kelurahan Karang Agung juga putus karena dihantam banjir,” kata Kepala BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahbana, Selasa (7/5/2024).
Tercatat pula 100 rumah warga di Kecamatan Baturaja Timur, Kelurahan Sekar Jaya terendam. Kemudian, Kelurahan Baturaja Permai sebanyak 300 rumah ikut terendam. Baturaja Lama 200 rumah dan Kelama Raja 30 rumah serta Sukaraja 20 rumah dan Air Pauh 30 rumah.
Iqbal menerangkan, potensi ketinggian air merendam di dua Kecamatan OKU diperkirakan akan terus naik. Sebab, saat ini hujan masih berlangsung melanda kawasan tersebut. “Banjir susulan bisa terjadi dan kian meluas bila hujan terus berlangsung,” ujarnya.
BPBD Sumsel saat ini telah menurunkan tim ke lokasi bencana untuk membantu mengevakuasi warga yang terdampak. Warga diminta waspada dan tidak memaksakan diri untuk bertahan di rumah. “Bantuan untuk warga sudah dikirimkan termasuk tenda darurat untuk pengungsi yang berada di OKU,” jelas Iqbal.
Saat ini, personel BPBD OKU sudah berada di lokasi banjir untuk penanganan warga terdampak. Pihaknya juga tengah menyiapkan bantuan dari Pj Gubernur Sumsel untuk meringankan beban warga terdampak.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD OKU, Mulyadi menambahkan, hujan yang terjadi Senin (6/5) malam membuat sebagian besar wilayah Kecamatan Baturaja Timur dan Baturaja Barat terdampak banjir.
Akibat banjir ini, katanya, jembatan gantung di Pusar terputus. Akses warga di wilayah tersebut terganggu. Saat ini pihaknya masih terus mendata jumlah warga yang terdampak banjir.





